Senin, 11 Oktober 2021

I LOVE MONDAY


Bismillahirrohmanirrahim

Assalamu'alaikum waralohmatullahi wa barokatuhu...
Selamat malam salam sehat untuk kita semua.

Senin, 11 Oktober 2021 sesuai agenda KBM/Kelas Belajar Menulis Angkatan 21-22 Asuhan Big Blogger Indonesia Omjay memasuki pertemuan ke 4 dengan  Moderator Ibu Rusminiyati dan Norealia Purwa Yunita, M.Pd selaku Narasumber dengan membawakan Materi berjudul " Menulis buku dari karya Ilmiah".

Lazimnya banyak orang beranggapan bahwa hari Senin merupakan satu hari yang membosankan, namun di KBM asuhan Omjay dipandu dengan Blogger-blogger dan Penulis hebat, hari Senin merupakan hari yang ditunggu-tunggu karena ada kelas yang diisi dengan materi-materi spektakuler dari penulis-penulis hebat. Bagiku Monday is Fun and I love Monday.

Moderator berpesan kepada Bapak/Ibu hebat yang sudah terlanjur bergabung dalam grup ini:1. Kita  berada di sini bukanlah kebetulan, melainkan ada rencana besar Allah yang dipersiapkan-Nya. Oleh karena itu, jemputlah takdir dengan ikhtiar yang maksimal.


2. Belajar menulis ada di mana-mana, bahkan ada yang menulisnya sudah luar biasa bagusnya. Namun, kelas menulis PGRI asuhan Om Jay ini sangat istimewa. Di samping menunya yang luar biasa, juga materinya disajikan dengan penuh cinta. Tidak hanya tentang menulis, melainkan juga tentang bagaimana menjadi pribadi yang lebih berguna.

Masuk pada materi malam ini dari seorang Narasumber yang masih muda belia. Dimulai dari 2 karya buku diatas yang merupakan best practice yang kebetulan kala itu Nora, begitu sapaan Narasumber kita mengikuti channel youtube prof eko indrajit, penulis buku yang luaaaar biasaaaa,, dan akhirnya terinspirasi untuk meneliti dengan tema gamifikasi di saat pandemi. Dari best practice, akhirnya di jadikan buku dengan kolaborasi bersama prof eko dan alhamdulillah sekarang tahap proses terbit di penerbit mayor Andi.

Nora mencoba kedua karya ilmiah tersebut bukanlah satu hal yang mudah.Dibutuhkan ketelitian dan kesabaran selama mengkonversinya menjadi buku.
 Prosesnya ternyata tidak mudah. Antara laporan karya ilmiah dan buku tidaklah sama. Ada beberapa hal yang harus dihilangkan dan ada beberapa hal yang harus ditambahkan.
Ada beberapa proses menulis buku dari karya ilmiah yaitu :

 1. UBAH JUDUL
 Judul karya ilmiah versi buku hanya berfokus pada objek penelitian saja. Hilangkan materi, subjek, tempat penelitian. Sebagai contoh 
Judul Tesis, "Pengembangan modul berbasis riset pada materi reaksi redoks untuk meningkatkan keterampilan generik sains siswa kelas X SMA"
 Ketika diubah menjadi judul buku menjadi "Kiat menulis modul berbasis riset". Dan judul best practice "Efektivitas pembelajaran berbasis gamifikasi pada peningkatan aktivitas dan minat belajar siswa".

Ketika dikonversi menjadi judul buku
Gamifikasi, membuat belajar seasyik bermain games
Dapat dilihat dari contoh judul di atas, objek/fokus penelitian Tesis terletak pada pengembangan / pembuatan modul. Jadi ketika diubah menjadi judul buku, sesuaikan dengan fokus penelitian itu.Tinggal menambah kata seperti KIAT, JURUS, STRATEGI, CARA SUKSES atau yang lainnya agar menjadi judul popular.

 2. UBAH DAFTAR ISI
Biasanya untuk beberapa karya ilmiah, daftar isi berupa 

BAB 1 Pendahuluan berisi latar belakang masalah, tujuan, manfaat, batasan masalah

BAB 2 landasan teori

Bab 3 metode penelitian yang berisi rumus2 statistika

Bab 4 hasil dan pembahasan

Bab 5 penutup yang berisi kesimpulan dan saran.
Namun ketika diubah menjadi BUKU, daftar isi menjadi : (ikuti pedoman 2W+1H)
Bab 1 (Why) menjelaskan pentingnya modul BERBASIS RISET
Bab 2( APA) menjelaskan apa itu modul berbasis riset
Bab 3,4,5, dan seterusnya ( How) menjelaskan bagaimana tahap pembuatan, bagaimana hasil pembuatan, bagaimana penerapannya.
 Boleh juga mengembangkan materi dari bab 2 di KTI.
Sebagai contoh bab 2 KTI yang merupakan landasan teori berisi
2.1. hasil belajar
2.2. media pembelajaran
2.3. Modul
2.4. metode pembelajaran
2.5 pembelajaran berbasis riset
ketika menjadi buku dapat dibuat menjadi beberapa bab yaitu
Sub bab 2.1. hasil belajar menjadi bab 2 buku
Bab 2 TEORI BELAJAR
2.1. belajar
2.2. permasalahan dalam pembelajaran
2.3. Hasil belajar dan faktor-faktor yang mempengaruhinya
Sub bab 2.2. media pembelajaran menjadi bab 3 buku

Bab 3 MEDIA PEMBELAJARAN
3.1. Pengertian media
3.2. jenis media
3.3. manfaat media
Sub bab 2.3. modul menjadi bab 4 buku

Bab 4 mengenal modul 
4.1.pengertian modul
4.2. karakteristik modul
4.3.sistematika modul
4.4. kelebihan modul
 Lakukan hal tersebut hingga sub bab pada karya ilmiah selesai dibahas menjadi bab baru pada buku
Dengan demikian hanya dari bab 2 KTI saja, kita sudah dapat menuliskan/ mengubahnya menjadi beberapa bab dalam buku. Jadi, perbanyak penjelasan teori dari bab 2 karya ilmiah dan juga hilangkan rumus statistika yang biasanya ada di bab 3 karya ilmiah.

 3. UBAH SEDIKIT ISI KARYA ILMIAH
Hilangkan semua kata "penelitian, laporan PTK, laporan skripsi" dahn lainnya yang biasanya ada di karya ilmiah
 Boleh menampilkan grafik tetapi jangan terlalu banyak. Cukup grafik yang penting saja. Grafik lain yang tidak ditampilkan, ubah dalam bentuk kalimat.
Secara kebahasaan dan penyajian, karya ilmiah,versi buku haruslah berbeda dengan versi laporan. Susunan dan gaya tulisan bebas terserah penulis, karena setiap penulis memiliki ide dan kreativitas masing-masing sesuai dengan pengalaman dan bahan bacaannya. Semakin literatnya penulis maka akan semakin oke buku yang dia tulis. Hal ini karena membaca, berpikir dan menulis adalah satu rangkaian literasi yang tidak dapat dipisahkan. Selain itu, kita harus mengupayakan agar pembaca memahami isi buku kita secara lengkap, dan mengena apabila menjadi karya ilmiah kita diubah menjadi buku.

Daftar pustaka boleh menggunakan blog namun situs blog resmi seperti Kemendikbud.go.id, Jurnal ilmiah, e book, atau karya ilmiah lainnya. Namun, hindari menggunakan daftar pustaka berupa blog pribadi dengan domain blogspot, wordpress, dan lain sebagainya.
Berikanlah ulasan mengenai kelebihan dan kelemahan penelitian yang anda lakukan agar pembaca yakin bahwa anda benar-benar telah melakukan penelitian tersebut.

4. Karya ilmiah versi buku minimal 70 halaman format A5 dengan ukuran huruf, jenis huruf, dan margin disesuaikan Dengan aturan Penerbit.
Untuk isi dari karya ilmiah versi buku tidak melulu dan harus menampilkan data hasil penelitian.
Sebagai contoh buku daftar isi buku gamifikasi tidak disertakan hasil penelitian nya karena penulis fokus dalam buku tersebut adalah membahas tentang bagaimana membuat aplikasi gamifikasi dan bagaimana penerapannya dalam pembelajaran.

Masuk ke tahap Tanya Jawab yang ditujukan bagi Narasumber.
Ada beberapa pertanyaan yang menurut saya dapat menambah wawasan dan ilmu Menulis, dimana langsung mendapat Quick Respond dari sang Narasumber yaitu:

P1

Daru, SD Pembangunanan Jaya, mohon ijin bertanya: saya suka menulis dan sering sekali ikut lomba karya ilmiah dan menulis karya ilmiah. Namun, hasil tidak pernah bagus. Saya tidak pernah menjadi finalis atau tulisan saya tidak lolos seleksi. Saya sampai hopeless namun takut patah semangat. Karena itu mohon advice ibu kiat supaya saya bisa menulis karya ilmiah yang bagus dan sukses...terima kasih πŸ™

Terima kasih pak daru yang keren ☺️

MasyaAllah,, tidak sembarang orang menyukai penulisan karya ilmiah lho bapak, karena memang terbilang susah apalagi jika sudah masuk ke analisis hasil penelitian (pengalaman pribadi.. Hehe) 

Dari pengalaman saya mengikuti dan membimbing beberapa lomba, karya yang biasanya dilirik oleh juru adalah yang unik dan kekinian tapi mudah dipraktekkan atau dibuat oleh orang lain. Jadi memang kebermanfaatannya untuk orang lain terasa sekali. Sebagai contoh, dulu pernah menulis tentang TORAKUR (tomat rasa kurma). Idenya sederhana hanya menjadikan tomat yang nilai jualnya terhitung rendah, menjadi barang yang istimewa dan berharga jual tinggi. Dan ini ternyata dilirik juri karena unik tetapi menghasilkan. 

Ada lagi dulu seorang narasumber di kelas menulis om jay. Beliau guru berprestasi kalau tidak salah, dari Yogyakarta. Beliau membuat alat peraga globe berkamera (seingat saya). Jadi anak bisa melihat secara 3D dengan alat peraga tadi. Idenya sederhana, tapi unik dan saat ada orang lain yang ingin membuatnya kembali, gampang dipraktikkan. Biasanya hal-hal seperti itu yang menjadi pertimbangan juri.
Demikian sang Narsum menjawab pertanyaan pertama dari peserta.
Gambar diatas merupakan pertanyaan ke 4 dari ibu
Kustiyah (Palangkaraya)
Mohon ijin ditampilkan daftar isi tesis dengan daftar isi yg diubah menjadi buku . Untuk membandingkan subjudul apa yg dibuang dan apa yg ditambahkan.πŸ™

Pembelajaran terhenti sesaat ketika ibu Moderator mengalami padam listrik, namun berkat semangat untuk men share kan ilmu malam ini, maka dengan mengisi Kuota internet maka Moderator mengarahkan Narasumber untuk sampai pada Closing statement. Dan berikut pernyataan dari ibu Nora:

Sedikit pemantik semangat untuk bapak ibu untuk membantu menulis buku. 

Buatlah kegiatan menulis menjadi kegiatan yang menyenangkan. Senang berarti kita menyukai apa yang kita tulis. Jika kita suka menulis cerita pribadi, tuliskan itu. Jika menyukai tulisan yang berbau travelling, tuliskan. Suka yang ilmiah2, buatlah buku pegangan. Suka menulis resume, maka semua pelatihan yang kita ikuti, kita buat resume nya. 

Karena jika sudah suka maka tidak lagi merasa susah dan terpaksa. Dan jika sudah suka, jikalau di tengah perjalanan ada masalah atau rintangan, akan lebih mudah menyelesaikannya. 

Dan selalu ingat, buku ada memoar diri kita, meskipun kita sudah tiada, melalui bukulah nama kita akan selalu dikenal sepanjang masa.

Sungguh cukup mengharu biru ungkapan yang terakhir bahwa melalui bukulah nama kita akan selalu dikenal sepanjang masa.
Tunggu apa lagi, kalau bukan kita siapa lagi, kalau bukan sekarang kapan lagi.
Mari teruslah menulis,kapan saja,dimana saja dan situasi apapun.
Wassalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh

7 komentar:

  1. Terima kasih sudah mengerjakan tugasnya dengan baik

    BalasHapus
  2. Alhamdulillah selamat ibu, smoga kita selalu sehat hingga dapat mengikuti pertemuan hingga akhir. Aamiin

    BalasHapus
  3. Materi dibungkus habis dalam resume yang tertata rapi. Semangat terus, ya.

    BalasHapus
  4. Terimakasih omjay dan bpk/ibu Super lainnya, masih pelan² belajar menulis nya, masih contak-contek sana siniπŸ™

    BalasHapus

GURU TAHAN BANTING

GURU TAHAN BANTING Berbicara tentang Kurikulum Merdeka yang lebih memfokuskan pada pendeteksian bakat dan minat murid yang terus digali dan ...